Jumat, 24 Maret 2017

breaking-news Klaim Awal Pengangguran AS naik menjadi 258K pekan lalu dari sebelumnya 243K, estimasi 240K

commodity  Commodity

Minyak Menguat, Di Tengah Perkiraan Persediaan AS Turun Pekan Lalu

Rabu, 11 Desember 2013 17:03 WIB
Dibaca 435

Monexnews -

Minyak West Texas Intermediate (WTI) di perdagangkan dekat level tertinggi sejak bulan Oktober setelah data industri menunjukkan persediaan minyak mentah turun untuk pekan kedua di AS, negara konsumen minyak terbesar di dunia.

Minyak berjangka berfluktuasi di New York setelah naik sebesar 1.2% kemarin. Persediaan minyak menyusut sebesar 7.5 juta barel pada pekan lalu, di tunjukan dalam laporan dari American Petroleum Institute kemarin. Data pemerintah pada hari ini di perkirakan akan menunjukkan pasokan turun sekitar 3 juta barel, berdasarkan hasil estimasi survey Bloomberg. Di Libya, tiga kilang di timur negara tersebut akan kembali di buka pada tanggal 15 Desember, kata salah seorang pejabat di negara tersebut.

“Kenaikan persediaan telah mengguncang pasar, namun saat ini pasar minyak tampaknya berbalik dan fokus yang akan datang kembali kepada angka pertumbuhan global,” kata Michael McCharty, kepala analis di CMC Markets di Sydney. Outlook tampaknya akan menguji lebih tinggi lagi level untuk minyak mentah.”

Minyak WTI untuk kontrak bulan Januari bergerak di kisaran $98.50 dalam perdagangan New York Mercantil Exchange, turun sebesar 1 sen, pada pukul 17.00 wib. Minyak naik sebesar $1.17 menjadi $98.51 kemarin, level penutupan tertinggi sejak 28 Oktober. Volumen semua kontrak berjangka yang di perdagangkan sekitar 9% di bawah rata-rata pergerakan 100 hari. Harga minyak telah menguat sebesar 7.3% pada tahun ini.

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar