Rabu, 29 Maret 2017

commodity  Commodity

Minyak Menguat Ditengah Pembahasan Batas Utang

Selasa, 15 Oktober 2013 6:02 WIB
Dibaca 467

Monexnews - Minyak menguat pada hari Senin dan kembali berada pada kisaran $102 per barel akibat kabar Presiden Barack Obama akan bertemu dengan pemimpin Kongres, mengangkat kemungkinan kesepakatan batas utang akan terjadi. Kebuntuan akan pembahasan batas utang di Washington telah menyebabkan ditutupnya sebagian kantor pemerintahan AS selama 14 hari dan menyebabkan EIA ditutup pada pekan lalu, bersama dengan data yang menunjukkan ekspor China yang jatuh pada bulan September, tetap mejaga penguatan minyak.

Data pada hari Senin menunjukkan ekspor China, konsumen minyak terbesar kedua di dunia, turun pada bulan bulan lalu. Sementara tingkat inflasi tahunan China naik ke level tertinggi dalam tujuh bulan terakhir menjadi 3,1% pada bulan September akibat cuaca yang buruk mengangkat harga pangan. Tingkat inflasi lebih tinggi dari perkiraan para ekonom sebesar 2,9%, namun masih dibawah target pemerintah sebesar 3,5% untuk tahun 2013.

“Sepertinya harga minyak mencoba untuk naik dengan kemungkinan tercapainya kesepakatan batas utang sore ini (Senin), mengabaikan lemahnya data China” kata Richard Hasting dari Global Hunter Securities.

Minyak pada perdagangan kemarin ditutup menguat pada level $102.11 per barel. Sementara saat ini diperdagangkan pada kisaran  $102.25 per barel. (pap)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar