Jumat, 21 Juli 2017

commodity  Commodity

Minyak menguat setelah data inventaris

Rabu, 13 Maret 2013 14:29 WIB
Dibaca 548

Monexnews - US Crude oil futures naik pada perdagangan elektronik pada hari Rabu, emlanjutkan penguatan yang dibuat pada sesi sebelumnya seiring inventori mingguan menunjukan penurunan yang mengejutkan, tetapi pergerakan ini tertahan menjelang beberapa data penting.

Minyak mentah untuk kontrak april naik 0.2% menjadi $92.72/ barrel pada perdagangan Asia Timur. Pergerakan ini melanjutkan penguatan pada perdagangan New York Merchentile Exchange mengacuhkan optimisme pada proyeksi permintaan sumber daya energi Amerika.

Tetapi Brent crude yang diperdagangkan di London melemah 0.2%, pada $109.46/ barrel, melanjutkan pelemahan pada hari Selasa kemarin dan mempersempit perbedaan harganya terhadap harga NYMEX.

Laporan inventaris mingguan dari American Petrolium Institute (API), yang dilaporkan setelah penutupan hari Selasa, membantu peningkatan pada Nymex crude.

Data API menunjukan penurunan supplai sebesar 1.4juta barrel, dibandingkan ekspektasi sebesar peningkatan supplai sebesar 2.3juta barrel.

Harga padaa Nymex oil futures dapat berlanjut naik jika data dari API dikonfirmasikan pada laporan mingguan oleh administrasi informasi energi Amerika yang lebih difokuskan oleh pasar, pada hari Rabu pada jam 09.30 wib.

Tetapi analis pada Citi Futures, yang telah secara umum memegang bearish pada crude, menyatakan bahwa penurunan inventaris pada laporan API hanya akan berdampak terbatas pada gambaran permintaan-penawaran yang lebih besar.

“Setiap pelemahan pada stok minyak mentah Amerika mewakili ayunan yang suportif setelah penguatan 7 minggu berturut-turut.tetapi hal ini menjadi buktu terganggunya tren naik musiman yang lebih besar daripada hanya sebagai pengganti materi” tulis mereka setelah laporan API.

Sementara pelemahan dollar juga menjadi support bagi harga minyak. Pelemahan dollar menyebabkan minyak mentah menjadi sedikit lebih murah bagi pemegang mata uang diluar dollar, yang dapat saja malah mengirim harga minyak naik.

Dan ketika laporan–laporan API dan EIA emnjadi fokus pada persediaan, permintaanj juga menjadi fokus pada akhir Rabu dengan laporan bulanan minyak dari International Energy Agency.

Kemarin, laporan bulanan oleh OPEC menyatakan permintaan golbal tidak berubah, tetapi memotong proyeksi permintaan pada minyak OPEC.

Melihat pada data-data fundamental US, Citi Futures berkata bahwa pasar melebih-lebihkan permintaan, dengan laporan Department of Energy menunjukan penurunan konsumsi amerika pada kuartal ke-4 sebesar 2.3% dibanding tahun sebelumnya.

“mereka yang membeli Minyak dengan kepercayaan kenaikan S&P500 SPX -0.24% dan GDP Amerika yang positif akan berarti penguatan permintaan dan makin ketatnya pasar mengacuhkan pengurangan permintaan yang aktual di Amerika” ucap mereka.

(gsy)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar