Rabu, 13 Desember 2017

commodity  Commodity

Minyak Menguat Setelah Perdagangan Bergelombang

Rabu, 26 Juni 2013 5:17 WIB
Dibaca 370

Monexnews - Minyak mentah ditutup menguat setelah data ekonomi AS dirilis positif. Data harga rumah di AS naik 2.5%, menjadi kenaikan bulanan terbesar yang pernah terjadi. Dibandingkan dengan tahun sebelumnya harga rumah naik 12.1%. Penjualan rumah baru juga mengalami peningkatan sebesar 2.1%, atau sebanyak 476.000 unit, selain itu durable-goods order dan core durable-goods order juga mengalami peningkatan, masing-masing sebesar 3.6% dan 0.7%, lebih baik dari yang diperkirakan sebesar 3.0% dan 0.0%.  Sementara tingkat kepercayaan konsumen juga melonjak melebihi perkiraan sebesar 75.2 menjadi 81.4,merupakan level tertinggi dalam 7 tahun terakhir.

Serangkaian data positif menyebabkan perdagangan minyak bergelombang, meningkatnya durable-goods order dan core durable-goods order  mendorong optimisme akan permintaan minyak mentah. Namus disisi lain data-data tersebut juga menguatkan dollar, harga minyak mentah yang diukur dengan mata uang dollar menjadi lebih mahal bagi pemegang mata uang lainya, yang akan membebani permintaan minyak mentah, dan mengurangi daya tarik minyak sebagai investasi alternatif.

Minyak mentah untuk pengiriman Agustus ditutup menguat 11 sen menjadi $95.22. Pada kuartal ini harga minyak mentah telah turun sebanyak 2.1%. Laporan persediaan minyak yang dirilis oleh American Petroleum Institute (API) tidak berubah dari minggu sebelumnya. Perhatian investor saat ini tertuju pada data persediaan minyak yang akan dirilis hari ini oleh Energy Information Administration (EIA) AS. Data persediaan minyak AS diperkirakan akan turun, akan membantu penguatan harga minyak mintah. (pap)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar