Kamis, 20 Juli 2017

commodity  Commodity

Minyak Menguat Untuk Pertama Kalinya Dalam Enam Sesi

Jumat, 10 Juli 2015 3:32 WIB
Dibaca 1811

Monexnews -  Harga minyak mentah berjangka berakhir kuat pada hari Kamis, dengan minyak AS naik untuk pertama kalinya dalam enam sesi, dapatkan dukungan seiring aksi jual di pasar saham China mereda dan sulitnya negosiasi atas program nuklir Iran yang membantu mengurangi kecemasan atas suplai.

Harga juga dapatkan dukungan karena data ekonomi yang optimis dari Jepang dan Jerman menaikan prospek untuk permintaan energi.

Minyak WTI untuk kontrak Agustus naik $1.13, atau 2.2%, untuk berakhir di $52.78 per barel di New York Mercantile Exchange, namun masih lebih rendah 7% sejak akhir pekan lalu sampai saat ini. Sementara itu harga minyak Brent di ICE menguat $1.56, atau 2.7%, menjadi $58.61 per barel, mengurangi kerugian pekan lalu sampai hari ini menjadi 2.8%.

Keyakinan terhadap permintaan bensin yang kuat pada musim menyetir di AS juga memicu reli di harga minyak. Harga bensin dan diesel sulfur ultra rendah berjangka naik lebih dari 1%.

Analis dari salah satu bank investasi di AS mengatakan bahwa kita melihat kenaikan harga minyak karena sejumlah berita besar dan rebound terjadi secara alami setelah adanya aksi jual besar-besaran. Secara fundamental, tidak ada yang berubah.

Di Vienna, pembicaraan untuk program nuklir antara Iran dan kekuatan global diperpanjang pada hari Kamis untuk hari kesembilan diluar batas waktu asli mereka. Minyak berjangka hanya sedikit berubah setelah Gedung Putih umumkan tidak ada kesepakatan yang tecapai.

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar