Kamis, 30 Maret 2017

commodity  Commodity

Minyak Mentah Berjangka AS Melemah Terkait Kecemasan Permintaan

Selasa, 15 Januari 2013 20:27 WIB
Dibaca 464

Monexnews -

Minyak mentah berjangka AS jatuh sejak sesi perdagangan Eropa hari Selasa, menyerah dari penguatan sehari sebelumnya seiring kecemasan para investor terhadap ketidakpastian plafon utang AS serta data ekonomi yang dilaporkan lebih lemah dibanding estimasi di Eropa yang secara keseluruhan merupakan sinyal bearish terhadap permintaan minyak di kawasan Eropa.

Terpantau sejauh ini harga minyak mentah berjangka AS untuk kontrak bulan Februari melemah -0.54% di level $93.63 per barrel, setelah meraih titik tertinggi intraday di $94.44 dan level terendah hariannya di $93.60 per barrel.

Indikasi pemotongan produksi minyak dari negara member OPEC yang dimotori oleh Saudi Arabia juga tampak gagal menopang harga diatas level resisten kunci akibat faktor lemahnya permintaan minyak global serta potensi debat plafon utang AS yang melukai laju pemulihan ekonomi negara konsumen minyak terbesar dunia lebih mendominasi sentimen para investor.

Produksi minyak OPEC jatuh menjadi 30.65 juta barrel per hari di bulan Desember, yang merupakan level terendah dalam setahun terakhir. Penurunan produksi ini mencerminkan upaya kartel OPEC untuk menjaga keseimbangan pasar sehingga menjaga harga ditengah lemahnya permintaan minyak global serta kenaikan supply minyak dari negara non-OPEC.

Kecemasan atas permintaan minyak terpicu setelah dilaporkan data produksi industri zona Euro jatuh ke 0.3% dari bulan sebelumnya, dan lebih buruk dibanding ekspektasi. Selanjutnya fokus akan tertuju pada laju permintaan dari China, yang akan melaporkan data GDP Q4 di hari Jumat nanti. China sejauh ini merupakan negara konsumen minyak terbesar kedua di dunia.

(Sap)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar