Jumat, 26 Mei 2017

breaking-news Klaim Pengangguran AS naik ke 234K pekan lalu,sebelumnya 232K, perkiraan 238K

commodity  Commodity

Minyak Mentah Berjangka Terkerek Naik Ditengah Resiko Geopolitik

Selasa, 5 Maret 2013 18:59 WIB
Dibaca 479

Monexnews -

Minyak mentah berjangka AS melejit di sesi perdagangan Asia hari Selasa seiring aksi short covering para investor setelah minyak ditutup di level terendah 2 bulan di hari Senin kemarin.

Terpantau sejauh ini harga minyak mentah berjangka AS untuk kontrak bulan April diperdagangkan menguat 0.11% di level $90.25 per barrel, setelah meraih titik tertinggi intraday di $90.70 dan level terendah hariannya di $90.12 per barrel.

Meski dilaporkan penurunan indeks non-manufaktur PMI China selama bulan February dan kebijakan terakhir China untuk meredam sektor property memicu kecemasan permintaan energi, namun para pelaku pasar telah mengalihkan fokus pada resiko geopolitik di Timur Tengah, setelah PM Israel Benjamin Netanyahu memperingatkan Teheran bahwa program nuklir di negara tersebut telah melanggar aturan.

Secara terpisah aksi kekerasan di Libya turut memaksa reduksi output minyak di lading minyak Elephant & Wafa, sehingga mengangkat isu ketidakstabilan geopolitik di kawasan tersebut.

Selanjutnya para investor akan menunggu laporan stok cadangan minyak API dan rapat ECOFIN, serta perkembangan negosiasi anggaran AS serta kongres partai penguasa China  yang dapat memberikan petunjuk arah minyak selanjutnya.

(Sap)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar