Selasa, 25 Juli 2017

commodity  Commodity

Minyak Mentah Flat Usai Data GDP AS

Rabu, 29 April 2015 20:18 WIB
Dibaca 2701

Monexnews - Minyak mentah flat menjelang sesi New York, sebelum data resmi persediaan minyak di AS dari EIA. Setelah perdagangan fluktuatif terbatas selama dua sesi sebelumnya, minyak mentah terangkat ke harga pembukaan merespon perlambatan pertumbuhan AS di kuartal pertama yang melemahkan Dollar AS. Penurunan nilai tukar Dollar AS membuat aset berdenominasi Greenback seperti minyak menjadi lebih murah bagi investor pemegang mata uang lain.

Sebelumnya, pasar minyak mentah sudah terbebani laporan American Petroleum Institute (API) dengan data penambahan 4,2 juta barel minyak mentah di AS selama sepekan yang berakhir tanggal 24 April. Laporan ini lebih tinggi dari ekspektasi penambahan 2,3 juta barel. Perdagangan minyak hari ini juga menilai dampak dari reshuffle jabatan pemerintahan di Arab Saudi. Perombakan di Saudi sering memengaruhi harga minyak dengan pertimbangan stabilitas di dalam negara pengekspor minyak terbesar dunia akan memengaruhi persediaan minyak global.

Minyak mentah kini diperdagangkan di level $56.85 per barel pada pukul 20:15 WIB, dengan level tertinggi harian $57.07 dan level terendah harian 56.62. (YS)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar