Minggu, 24 September 2017

commodity  Commodity

Minyak Mentah Lanjutkan Pelemahan Di Sesi Kedua

Senin, 25 Mei 2015 17:53 WIB
Dibaca 10982

Monexnews - Perdagangan minyak mentah kembali mengkhawatirkan tingkat persediaan minyak global. Jumlah rig aktif di AS hanya berkurang satu di pekan lalu, memutuskan penguatan harga minyak selama dua hari dan mengembalikan harga minyak mentah ke bawah level $60 per barel.

Penguatan Dollar pada sesi Asia turut menambahkan tekanan pada perdagangan minyak. Kecemasan pasar akan perkembangan Yunani menekan perdagangan Euro dan sebaliknya memperkuat Dollar AS. Pasar memprediksi Yunani akan kesulitan membayar cicilan 1,6 miliar Euro pada IMF awal bulan depan. Aset komoditas berdenominasi Dollar AS seperti minyak mentah

Sementara laporan permintaan minyak mentah dari Asia belum mampu membalikkan harga minyak mentah ke atas level $60 per barel. Impor minyak mentah Jepang di bulan April naik 9,1% menjadi 3,62 juta barel per hari. Negara konsumen minyak mentah terbesar kedua dunia juga mencoba mengangkat sentimen. Impor minyak mentah di China mencapai rekor 7,4 juta barel per hari di bulan April berkat peningkatan penjualan mobil menghapus perlambatan ekonomi.

Pertengahan sesi Eropa, harga minyak mentah berada di level $59.34 per barel, mencoba menjauh dari level terendah harian $59.08 dengan level tertinggi harian $59.96. (YS)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar