Sabtu, 22 Juli 2017

commodity  Commodity

Minyak Mentah Nantikan Data Persediaan EIA

Rabu, 7 Agustus 2013 13:28 WIB
Dibaca 484

Monexnews - Harga minyak mentah terpantau rapuh pasca mengalami koreksi sekitar 1.2% pada sesi perdagangan Selasa (06/08). Harga sempat menguat sekitar 5 sen ke level $105.35 per barel setelah data persediaan mingguan menunjukkan penurunan lebih besar dibandingkan ekspektasi.

Kontrak berjangka minyak mentah pengiriman September sekarang bertengger di posisi $105.16 per barel atau melemah sekitar 19 sen dibandingkan catatan pagi ini. Di awal sesi Rabu, harga naik karena muncul kabar persediaan minyak Amerika Serikat turun 3.7 juta barel pada pekan yang berakhir 2 Agustus (data American Petroleum Institute). Tingkat penurunan stok tersebut lebih besar dibandingkan estimasi analis yang disurvei oleh Platts, yang memprediksi penurunan suplai hanya sebesar 2 juta barel. Dalam rilisnya, API menyatakan stok minyak distilasi naik 1.5 juta barel dan minyak BBM turun 971.000 barel.

Namun efek dari rilis data itu relatif singkat sehingga harga kembali surut. Perhatian pelaku pasar kini terpusat pada hasil data persediaan versi Energy Information Administration yang akan dirilis beberapa jam ke depan. Sampai dengan Rabu ini, harga minyak sudah melemah 1.5% dalam sepekan.

(dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar