Kamis, 25 Mei 2017

breaking-news Klaim Pengangguran AS naik ke 234K pekan lalu,sebelumnya 232K, perkiraan 238K

commodity  Commodity

Minyak Mentah Terkendala Faktor Persediaan

Rabu, 26 Juni 2013 10:52 WIB
Dibaca 439

Monexnews - Kontrak berjangka minyak mentah terus melemah sepanjang sesi perdagangan Rabu (26/06). Harga komoditi favorit investor ini surut seiring dengan fakta fundamental yang memperlihatkan bahwa stok minyak mentah Amerika terlampau besar.

Kontrak minyak saat ini terpantau di level $94.54 per barel atau turun sekitar setengah persen dari harga penutupan kemarin. Kontrak minyak turun setelah American Petroleun Institute (API) dalam laporan mingguannya menyatakan bahwa suplai minyak mentah komersial Amerika tidak berubah pada pekan yang berakhir 21 Juni. Padahal beberapa saat sebelumnya, survei analis lembaga Platts memperkirakan terjadi penurunan jumlah persediaan sebanyak 2 juta barel.

Kepastian soal peta suplai dan permintaan minyak akan diperkuat oleh rilis data Energy Information Administration (EIA) hari ini. Pekan lalu, EIA melaporkan kenaikan volume persediaan minyak dari 300.000 barel sehingga total stok menembus angka 394.1 juta barel atau di luar dugaan sebelumnya. Menurut lembaga itu, tingkat persediaan sudah lebih besar dari kisaran rata-rata untuk tahun 2013.

Pada hari Selasa kemarin, kinerja minyak mentah sedikit banyak terbentur oleh penguatan nilai tukar Dollar. Sementara performa pasar saham juga cukup bagus semalam, di mana indeks Dow Jones meraup kenaikan 0.7% untuk ditutup pada level 14,760.31.

 

(dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar