Selasa, 26 September 2017

commodity  Commodity

Minyak Mentah Tertekan Menjelang Laporan Persediaan AS

Rabu, 17 April 2013 17:12 WIB
Dibaca 410

Monexnews - Minyak mentah berbalik diperdagangkan melemah pada hari Rabu menjelang rilis data persediaan mingguan AS. Sementara suramnya gambaran permintaan minyak mentah dunia untuk tahun 2013 juga masih terus membayangi sentimen di pasar minyak.

Saat ini minyak mentah untuk kontrak pengiriman bulan Mei ditawarkan sekitar 0,8% lebih rendah pada kisaran $88 per barrel.

Investor minyak telah terguncang oleh peringatan mengerikan tentang prospek permintaan minyak dari 3 lembaga minyak utama dunia, data ekonomi dan pertumbuhan mengecewakan dari 2 negara konsumen minyak terbesar, serta pemangkasan proyeksi pertumbuhan ekonomi global oleh IMF baru-baru ini.

Dari sisi fundamental, data mingguan persediaan minyak AS yang akan dirilis dalam beberapa jam ke depan akan memberikan indikasi tentang level permintaan saat ini. Beberapa analis dalam sebuah survey memperkirakan persediaan minyak mentah AS akan tumbuh sebanyak 1,2 juta barrel dalam pekan yang berakhir pada 12 April. Pekan lalu, Energy Information Administration (EIA) melaporkan kenaikan cadangan minyak mentah AS ke level tertinggi sejak Juli 1990.

Sementara secara global, sejauh ini tidak terlihat adanya kekurangan pasokan minyak. Terlebih setelah proses produksi di ladang minyak Manifa milik Arab Saudi dapat dimulai lebih awal. Produksi emas hitam dari ladang ini diharapkan akan mencapai 500.000 barrel per hari pada bulan Juli dan menyentuh angka 900.000 barrel per hari pada akhir tahun 2014. (vid)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar