Kamis, 19 Oktober 2017

commodity  Commodity

Minyak Menuju Ke Pasar Bear Sebelum FOMC Dan Data Cadangan

Rabu, 18 Maret 2015 9:57 WIB
Dibaca 629

Monexnews - Minyak perpanjang pelemahannya untuk hari ketujuh, dengan harga menuju kembali ke pasar bear, sebelum dirilisnya data dari pemerintah AS yang diproyeksikan akan menunjukkan cadangan minyak mentah naik untuk ke rekor terbaru. Dollar melemah untuk hari ketiga dan pasar saham negara berkembang naik sebelum laporan kebijakan dari Federal Reserve.

Minyak West Texas Intermediate tergelincir sebesar 1.9% menjadi $42.60 per barel pada pukul 09.49 wib. Indeks dollar naik menuju pelemahan beruntun terpanjang sejak Desember, dengan euro dan yen naik sebesar 0.1% dan mata uang China dan Korea Selatan menguat.

Minyak kembali merosot ke pasar bear yang dapat memperburuk deflasi yang dapat menimbulkan pekerjaan baru terhadap upaya bank sentral untuk mendukung harga, dengan para analis memprediksi data pada hari Rabu akan menunjukkan cadangan minyak mentah AS naik lebih lanjut dari level tertinggi dalam 30 tahun. The Fed mungkin akan mencabut refrensi untuk kata-kata "bersabar" pada kenaikan suku bunga dalam pernyataan kebijakan mereka, ucap Morgan Stanley dan BNP Paribas, berikan mereka fleksibilitas untuk waktu kenaikan suku bunga.

Shane Oliver, analis di AMP Capital Investors Ltd mengatakan bahwa pasar menjadi sedikit lebih gugup menjelang pertemuan Fed. Ada kemungkinan bahwa pasar akan menjadi lebih bijaksana tentang apakah suku bunga yang akan dinaikan pertama kali akan datang antara bulan Juni atau September, namun tidak diragukan lagi bahwa itu semakin dekat.

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar