Selasa, 24 Januari 2017

breaking-news Keputusan Mahkamah Agung Inggris: proses formal Brexit harus melalui persetujuan parlemen.

commodity  Commodity

Minyak Menuju Penurunan 4 Pekan Beruntun

Jumat, 1 November 2013 9:54 WIB
Dibaca 315

Monexnews - Minyak diperdagangkan dekat level terendah dalam empat bulan terakhir, dan menuju penurunan empat pekan beruntun. Selain itu minyak telah turun dalam tujuh dari delapan pekan terakhir. Data manufaktur yang apik dari China belum mampu untuk mengangkat kinerja minyak.

China yang merupakan konsumen minyak terbesar kedua di dunia merilis data manufaktur sebesar  51,4 lebih tinggi dari prediksi sebesar 51,2, sementara indeks manufaktur akhir versi HSBC dirilis sebesar 50,9 lebih tinggi dari perkiraan sebesar 50,7.

Minyak terus tertekan setelah data persedian minyak AS terus meningkat. Energi Information Administration pada hari Rabu lalu merilis data perseidaan minyak mentah AS meningkat sebesar 4,1 juta barrel sepanjang pekan yang berakhir pada 26 Oktober, yang menjadi peningkatan selama enam pekan beruntun. Total persediaan minyak AS pada pekan lalu menjadi 383,9 juta barel.

Sementara untuk pekan depan, minyak kembali diprediksi mengalami penurunan akibat persediaan minyak AS kembali diprediksi meningkat. Minyak saat ini diperdagangkan pada kisaran $96,25 per barel dengan level tertinggi harian 96,39 dan terendah 96,21. (pap)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar