Selasa, 17 Oktober 2017

commodity  Commodity

Minyak Menuju Penurunan 6 Pekan Beruntun

Jumat, 15 November 2013 20:44 WIB
Dibaca 469

Monexnews - Minyak dipedagangkan menguat dalam tiga hari terakhir akibat spekulasi The Fed akan mempertahankan stimulus moneter lebih lama. Namun minyak juga menuju penurunan mingguan enam pekan beruntun, dan akan menjadi penurunan mingguan terpanjang dalam 15 tahun terakhir akibat peningkatan persedian minyak AS.

Persediaan minyak AS naik dalam delapan pekan beruntun, dan berada pada level tertinggi sejak bulan Juni. Energy Information Administration kemarin melaporkan pada pekan lalu persediaan minyak AS meningkat 2,64 juta barel, jauh diatas perkiraan peningkatan 800.000 barel oleh analis.

Sementara itu calon pemimpin The Fed selanjutnya Janet Yellen, dalam testimoninya di depan Senate Banking Committee kemarin, memberikan sinyal kemungkinan akan mempertahankan stimulus moneter lebih lama. “Pernyataan dovish Yellen menopang minyak. Faktor fundamental dari sisi persediaan menunjukkan arah yang sebaliknya” kata Michael McCarthy kepala ahli strategi di CMC Market.

Minyak saat ini diperdagangkan pada kisaran $94,10 per barel, dengan level tertinggi harian $94,27, dan terendah $93,60. (pap)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar