Selasa, 17 Januari 2017

breaking-news PM Inggris Theresa May: Pemerintah Akan Ajukan Kesepakatan Brexit Baru Untuk Voting Parlemen

commodity Commodity

Minyak Menuju Penurunan Dua Bulan Beruntun

Kamis, 31 Oktober 2013 10:16 WIB
Dibaca 333

Monexnews - Minyak mentah  diperdagangkan di dekat level terendah dalam empat bulan terakhir, dan menuju penurunan dua bulan beruntun akibat peningkatan persediaan minyak mentah AS dalam enam pekan beruntun.

Energi Information Administration kemarin merilis data perseidaan minyak mentah AS meningkat sebesar 4,1 juta barrel sepanjang pekan yang berakhir pada 26 Oktober, jauh diatas prediksi kenaikan 1,9 juta barrel dari para analis. Total persediaan minyak AS pada pekan lalu menjadi 383,9 juta barel.

Sementara itu  persediaan bensin dilaporkan mengalami penurunan sebesar 1,7 juta barrel pada pekan lalu, dan persediaan minyak distilasi yang merosot 3,1 juta barrel.

“Ini adalah masa yang sulit bagi pasar minyak. Alasan penurunan minyak sudah jelas, data persediaan minyak AS lebih tinggi dari prediksi sebelumnya. Indikator moving average 200 hari telah menunjukkan menjadi resisten yang efektif pada kisaran area $98,73 per barel untuk WTI” kata Ric Spooner kepala analis pasar di CMC Markets Sydney.

Minyak saat ini diperdagangkan pada kisaran $96,50 per barel, dengan level tertinggi harian $96,67 dan terendah $96,41, sementara selama bulan Oktober minyak telah turun sekitar $6 per barel. (pap)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar