Kamis, 25 Mei 2017

breaking-news Klaim Pengangguran AS naik ke 234K pekan lalu,sebelumnya 232K, perkiraan 238K

commodity  Commodity

Minyak Meroket Seiring Ekspektasi Stabilitas Pasar

Selasa, 5 Mei 2015 22:12 WIB
Dibaca 5110

Monexnews - Minyak mentah melompat lebih dari $2 per barel menyusul kenaikan harga minyak mentah Arab Saudi dan aksi protes di Libya yang menghambat distribusi minyak mentah. Pelemahan indeks Dollar turut membantu harga minyak mentah yang sempat menyentuh level atas $61 per barel. Rendahnya nilai tukar Dollar AS membuat minyak mentah yang berdenominasi Dollar AS menjadi lebih murah bagi investor pemegang mata uang lain.

Arab Saudi menaikan harga jual resmi (OSPs) produk minyak mentah degnan kelas Arab Light untuk pasar Amerika Serikat dan wilayah barat laut Eropa. Kenaikan harga ini ditandai sebagai peningkatan permintaan untuk area tersebut sehingga memicu spekulasi stabilitas perdagangan minyak akan segera pulih. Sementara di Libya, pelabuhan Zueitina menjadi satu dari sedikit pelabuhan yang masih mengekspor minyak dengan banyak pelabuhan lain tutup di tengah kekacauan di ladang minyak Libya. Hambatan pada ekspor minyak mentah berefek positif pada harga minyak mentah yang telah tertekan dengan penumpukan persediaan minyak mentah global yang jauh lebih tinggi dari permintaan.

Minyak mentah berada di level $60.75 per barel pada pukul 22:13 WIB, di dekat level tertinggi harian $61.07 dengan level terendah harian $58.63. (YS)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar