Minggu, 23 Juli 2017

commodity  Commodity

Minyak Merosot Tajam Terkait Ketakutan Pelambatan China

Jumat, 26 Juli 2013 22:12 WIB
Dibaca 435

Monexnews -

Harga minyak mentah AS berjangka merosot tajam setelah berbagai perusahaan China memangkas level produksi yang dianggap berlebihan yang termasuk program dari pemerintah China untuk menuju perekomian yang lebih lambat namun lebih stabil di jangka panjang.

Terpantau sejauh ini harga minyak mentah AS berjangka untuk kontrak bulan September melemah -1.04% di level $104.44 per barrel, setelah sempat meraih titik tertinggi intraday di $107.79.

Faktor pelemahan permintaan dari China yang merupakan konsumen minyak terbesar kedua dunia masih menjadi faktor utama pelemahan harga hari ini. Kementrian Perindustrian dan Teknologi Informasi China memerintahkan pada lebih dari 1400 perusahaan di China di 19 sektor industri untuk memangkas kapasitas produksi yang berlebih sehingga memicu ketakutan penurunan permintaan terhadap minyak.

Berbagai analis masih melihat pertumbuhan China merupakan pilar utama pada sektor energi seperti minyak, oleh sebab itu permintaan terhadap energi diperkirakan akan berlanjut lemah sejalan dengan potensi pelambatan ekonomi China.

(Sap)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar