Rabu, 16 Agustus 2017

commodity  Commodity

Minyak Nantikan Data EIA dan Pidato Bernanke

Rabu, 19 Juni 2013 11:50 WIB
Dibaca 616

Monexnews - Harga minyak mentah terpantau dalam kisaran sempit jelang rilis data peresediaan dan pengumuman hasilpertemuan bank sentral Amerika Serikat. Kontrak minyak bulan Juli bertengger di level $98.61 atau naik sekitar 17 sen dibandingkan level penutupan sebelumnya.

Minyak sempat melemah tipis ke level $98.40 beberapa saat lalu untuk kemudian menguat perlahan. Kontrak minyak sempat menguat pada sesi Selasa (Amerika) setelah American Petroleum Institute (API) menyatakan terjadi penurunan suplai sebanyak 4.3 juta barel untuk pekan yang berakhir 14 Juni. Jumlah tersebut lebih besar dibandingkan perkiraan analis yang hanya 1 juta barel.

Menurut Citi Futures, data API sukses membuat harga minyak lebih kuat berkat kombinasi antara penurunan impor dan kenaikan hasil olahan domestik. Untuk hari ini, fokus perhatian investor terpusat pada rilis data Energy Information Administration (EIA) dan pidato Ben S, Bernanke malam nanti. Apabila bank sentral mempertahankan stimulus moneternya, maka harga minyak akan menguat karena ditopang oleh optimisme dari geliat manufaktur dan bisnis. Pelonggaran kebijakan yang ditujukan untuk percepatan ekonomi otomatis akan meningkatkan volume permintaan di masa depan. Di samping itu penurunan nilai tukar karena stimulus juga akan membuat harga produk komoditi (berdenominasi USD) jadi lebih murah bagi investor non-Amerika. 

(dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar