Senin, 23 Oktober 2017

commodity  Commodity

Minyak Nantikan GDP AS

Jumat, 26 April 2013 11:13 WIB
Dibaca 383

Monexnews - Minyak tidak banyak bergerak di sesi Asia seiring investor menantikan hasil pertemuan BoJ dan data GDP AS untuk mendapatkan petunjuk atas outlook permintaan energi dunia. BoJ diprediksi tidak akan umumkan kebijakan terbaru dan mungkin hanya tegaskan komitmen bank setral untuk menjalankan kebijakan moneter longgar. Jika BoJ memberikan outlook ekonomi Jepang yang lebih baik maka ini tentunya bisa memberikan dampak positif untuk minyak. GDP AS yang diprediksi meningkat juga dapat memberikan katalis positif mengingat AS merupakan konsumen minyak terbesar di dunia.

Meski demikian, munculnya aksi profit-taking dan meredanya situasi di Timur Tengah sepertinya akan membatasi potensi rally harga minyak. Minyak telah naik signifikan dalam enam hari berurutan dan ini dapat memicu aksi profit-taking seiring investor menantikan data GDP AS. Di lain pihak, kekhawatiran atas Iran mulai mereda setelah Teheran utarakan keinginan untuk memulai kembali negosiasi program nuklir dengan negara Barat. Aliran minyak Irak dari kota Kirkuk ke perairan Turki kembali normal pasca serangan militan. Minyak Nymex kini diperdagangkan $93.18; dekat level pembukaan harian $93.21 (fr)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar