Kamis, 19 Januari 2017

commodity Commodity

Minyak Nymex Sentuh $102.16

Rabu, 3 Juli 2013 9:58 WIB
Dibaca 704

Monexnews - Minyak rally di awal sesi Asia seiring merebaknya kekhawatiran akan terganggunya supplai minyak dunia akibat berlarutnya gejolak di Timur Tengah, kawasan produksi minyak terbesar di dunia tersebut. Kondisi Mesir memburuk seiring merebaknya kekhawatiran militer Mesir akan melakukan kudeta terhadap Presiden Mursi. Mesir memang bukan produsen minyak utama dunia, namun Mesir memiliki Terusan Suez, salah satu jalur pengiriman minyak yang penting di dunia. Investor juga khawatir gejolak politik di Mesir akan meluas ke negara lainnya di Timur Tengah sehingga dapat memunculkan kembali Revolusi Arab. Sementara itu, ledakan mobil kembali terjadi di Irak dan menewaskan 45 orang di Baghdad; ini merupakan bukti lebih lanjut akan meningkatnya gejolak di negara produsen minyak terbesar No.3 di OPEC tersebut.

Berkurangnya cadangan minyak AS (versi API) juga turut memberikan sentimen positif bagi emas hitam. Laporan API menunjukan cadangan minyak AS berkurang sebanyak 9,4 juta barel untuk minggu lalu. Ini tentunya meredakan kekhawatiran investor akan melimpahnya supplai minyak di AS. Meski demikian, investor masih menantikan data cadangan minyak AS (versi EIA) nanti malam untuk mencari petunjuk lebih lanjut atas supplai minyak di AS. Minyak Nymex menyentuh level $102.16 di sesi Asia, level tertinggi dalam 14 bulan terakhir. (fr)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar