Kamis, 19 Januari 2017

breaking-news Bank of Canada mempertahankan suku bunga di level 0.50%.

commodity Commodity

Minyak Perpanjang Kejatuhan Ke Pasar Bear Pada Suplai Yang Terlihat Naik

Rabu, 5 November 2014 15:28 WIB
Dibaca 655

Monexnews - Minyak West Texas Intermediate memperpanjang pelemahannya dari level terendah dalam tiga tahun seiring diperkirakan cadangan minyak AS naik yang telah meningkatkan spekulasi bahwa lonjakan suplai telah melampaui pertumbuhan permintaan.

Kontrak berjangka turun sebanyak 0.8% di New York. Cadangan minyak mentah di negara konsumen minyak terbesar di dunia kemungkinan akan bertambah sebanyak 2.35 juta barel, itu adalah kenaikan untuk pekan kelima, di tunjukan dalam survei Bloomberg sebelum Energy Information Administration melaporkan pada hari ini.

Minyak berjangka telah merosot ke pasar bear seiring kelompok produsen terbesar di dunia yaitu OPEC menolak seruan untuk mnegurangi produksi. Suplai minyak global naik, dengan AS memompa pada laju tercepat dalam lebih dari 30 tahun walaupun di tengah tanda-tanda konsumsi melemah.

"Tanpa goncangan geopolitik, permintaan akan mencapai jumlah pasokan," kata David Lennox, seorang analis sumber daya alam di Fat Prophets di Sydney. "OPEC adalah salah satu produsen yang harus melawan itu. AS tampaknya tidak akan memperlambat produksinya."

Minyak WTI untuk  kontrak bulan Desember tergelincir sebanya 64 sen menjadi $76.55 per barel dalam perdagangan elektronik di New York Mercantile Exchange dan saat ini bergerak di kisaran $76.70 pada pukul 15.23 wib. Kontrak kemarin turun sebanyak $1.59 menjadi $77.19, itu adalah penutupan terendah sejak Oktober 2011. Harga telah melemah sebesar 22% pada tahun ini.

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar