Sabtu, 21 Oktober 2017

commodity  Commodity

Minyak Perpanjang Pelemahannya Atas Laporan Suplai

Kamis, 11 September 2014 3:25 WIB
Dibaca 729

Monexnews -

Minyak West Texas Intermediate turun ke level terendah dalam 16 bulan setelah cadangan minyak mentah AS turun lebih sedikit daripada proyeksi analis dalam laporan pemerintah. Minyak Brent turun ke level terendah sejak April 2013.

Cadangan minyak mentah turun sebanyak 972,000 barel menjadi 358.6 juta pada pekan lalu, di laporkan oleh Energy Information Administration. Sebelumnya, para analis proyeksikan untuk penurunan suplai sebesar 1.5 juta barel dalam survei Bloomberg. Minyak WTI dan Brent telah turun sebelum laporan di rilis atas spekulasi bahwa perlambatan pertumbuhan ekonomi akan membatasi permintaan minyak global. OPEC memangkas perkiraan untuk jumlah minyak mentah yang akan di perlukan ke level tertinggi dalam tiga tahun seiring melonjaknya produksi AS.

"Penurunan pada harga bergerak cepat karena pengurangan minyak mentah hasilnya lebih kecil dari perkiraan," kata Adam Wise, direktur umum di John Hancock di Boston. "OPEC memangkas permintaan minyak mentah untuk di masa depan pada Rabu pagi. Alasannya untuk revisi tersebut adalah karena naiknya suplai dimana-mana, sebagian besar berada di Amerika Utara."

Minyak Brent untuk bulan Oktober turun lebih dari $1 untuk di dekat $98 per barel, turun untuk sesi kelima beruntun, dan dalam pandangan level terlemah sejak April 2013. Harga Brent turun sekitar 15% sejak mencapai level tertinggi dalam setahun di atas $115 per barel di bulan Juni, dengan meningkat dengan cepat produksi AS dan kembali berjalannya ekspor minyak Libya yang membuat pasar terlihat semakin kelebihan suplai. Minyak WTI berakhir turun $1.08 di $91.67 per barel, itu adalah level terendah sejak 9 Januari.

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar