Selasa, 30 Mei 2017

commodity  Commodity

Minyak Perpanjang Rebound Seiring Melambatnya Produksi Minyak AS

Jumat, 9 Januari 2015 9:59 WIB
Dibaca 865

Monexnews - Minyak perpanjang relinya untuk hari ketiga di tengah spekulasi bahwa ledakan produksi minyak shale AS mulai melambat yang mana itu akan mengurangi oversuplai minyak yang telah menggiring harga ke level terendah 5 1/2 tahun.

Kontrak berjangka naik sebesar 1.7% di New York, memangkas penurunan pada pekan ketujuh. Produsen AS menghentikan kontrak jangka panjang untuk pengeboran minyak karena harga yang sudah tembus di bawah $50 per barel. Berdasarkan laporan dari EIA, cadangan minyak mentah AS menyusut sebesar 3.06 juta barel dalam pekan yang berakhir 2 Januari.

OPEC saat ini sedang bertempur dengan minyak shale AS dengan menolak seruan untuk mengurangi produksi, sinyalkan bahwa mereka bersiap untuk membiarkan harga turun ke level terendah untuk memperlambat produksi AS yang mencapapi level tertinggi dalam lebih dari tiga  dekade. Uni Emirat Arab belum berencana untuk membatasi produksi pada seberapapun harga turun, kata Yousef Al Otaiba, duta besar UEA untuk AS.

"Beberapa produsen AS mungkin perlu untuk mempertimbangkan kembali investasi mereka karena harga minyak saat ini terpangkas sekitar 50%," ucap Ken Hasegawa, seorang manajer perdagangan di Newedge Group di Tokyo pada hari ini. "Namun saat ini belum bisa dipastikan bahwa penurunan sudah berakhir."

Minyak WTI Februari naik sebesar 82 sen menjadi $49.61 per barel di Nymex dan saat ini bergerak di kisaran $49.22 per barel pada pukul 09.54 wib. Kontrak kemarin naik 14 sen menjadi $48.79 dan pada pekan ini turun sebesar 6.8%.

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar