Rabu, 18 Januari 2017

breaking-news Indeks Rata-Rata Pendapatan Inggris naik 2.8% di November vs 2.6% di Oktober, estimasi 2.6%.

commodity Commodity

Minyak Pertahankan Penguatan Pasca Fed

Kamis, 19 September 2013 9:01 WIB
Dibaca 456

Monexnews - Minyak kembali diperdagangkan menguat untuk hari kedua setelah Federal Reserve urung mengurangi stimulus moneter pada rapat yang berakhir kemarin. The Fed secara mengejutkan menyatakan mempertahankan program pembelian obligasi sebesar $85 miliar per bulan, sementara para analis telah memprediksi The Fed akan mengurangi pembelian obligasi sebesar $10 miliar menjadi $75 miliar per bulan.

Chairman Federal Reserve, Ben Bernanke, bahkan mengatakan dia tidak lagi berkomitmen untuk mengurangi stimulus moneter tahun ini, kepastian pengurangan stimulus akan tergantung pada data ekonomi AS. Federal Reserve juga memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi AS menjadi 2,0% - 2,3% dari  sebelumnya 2,3% - 2,6% untuk tahun ini.

Keputusan tersebut sontak membuat dollar anjlok dan membuat minyak rally tajam. Minyak yang berdenominasi dollar diuntungkan jika nilai tukar dollar melemah. Penguatan minyak juga didukung oleh data dai EIA uang menunjukkan persedian minyak AS turun ke level terendah sejak Maret 2012.

Minyak saat ini diperdagangkan pada kisaran $107.85 per barel, dengan level terendah harian $107.32 dan tertinggi $107.95. (pap)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar