Jumat, 21 Juli 2017

commodity  Commodity

Minyak Pulih Di Tengah Spekulasi OPEC Akan Bereaksi Terhadap Kejatuhan Harga

Jumat, 14 November 2014 20:51 WIB
Dibaca 1009

Monexnews - Minyak Brent naik untuk pertama kalinya dalam sepekan di tengah spekulasi bahwa penurunan harga yang di bawah $80 barel telah  meningkatkan kemungkinan bahwa OPEC akan mengurangi produksi. Minyak West Texas Intermediate menguat di New York.

Kontrak minyak berjangka menguat sebanyak 1.5% di London. Para produsen OPEC telah meningkatkan kunjungan diplomatik mereka sebelum dimulainya pertemuan kelompok dalam dua pekan mendatang, yang berpotensi mencari sebuah konsensus tentang bagaimana mereka bereaksi terhadap harga minyak yang merosot ke level terendah dalam empat tahun. Harga minyak dapat turun lebih lanjut dalam beberapa bulan mendatang seiring pasar memasuki periode lemahnya permintaan, di ucapkan oleh International Energy Agency pada hari ini.

"Saya pikir pasar pada dasarnya datang pada kesimpulan hari ini bahwa penurunan harga sebeneranya telah meningkatkan kemungkinan respon dari OPEC," ujar Ole Sloth Hansen, seorang analis di Saxo Bank A/S di Copenhagen. "Jika ada sesuatu yang dapat memotivasi beberapa tindakan, itu akan pengaruhi harga minyak."

Minyak Brent untuk settlement bulan Januari naik sebanyak $1.13, atau 1.46% menjadi 78.62 pada pukul 20.45 wib. Sementara itu untuk minyak WTI bulan Desember naik sebanyak 32 sen, atau 0.4% menjadi $74.53 per barel. Itu adalah setengah dari rekor tertinggi di $147.27 yang di capai di tahun 2008. Kontrak kemarin melemah $2.97 menjadi $74.21, itu adalah level penutupan terendah dalam lebih dari empat tahun. Harga WTI telah turun sebanyak 24% pada tahun ini.

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar