Senin, 25 September 2017

commodity  Commodity

Minyak Rally Akibat Ketegangan di Ukraina

Senin, 3 Maret 2014 10:43 WIB
Dibaca 877

Monexnews - Minyak mengawali bulan Maret dengan rally tajam, didorong oleh meningkatnya tensi di Ukraina setelah Presiden Rusia, Vladimir Putin, menyatakan ia mempunyai hak untuk menyerang Ukraina. Perdana Menteri Ukraina Arseny Yatseniuk mengatakan langkah Rusia untuk menggerakkan pasukan militernya merupakan “deklarasi perang”. Rusia merupakan penghasil minyak terbesar di dunia, ketegangan antara Rusia dan Ukraina memicu kekhawatiran akan pasokan minyak mentah.

Putin mendapat dukungan dari Parlemen Rusia untuk mengunakan kekuatan militer untuk melindungi warga negara Rusia yang berada di Ukraina. Putin juga mengatakan kepada Presiden AS, Barack Obama, bahwa ia memiliki hak untuk membela kepentingan Rusia dan warga negaranya, serta meminta pihak Barat untuk tidak melakukan intervensi.

Rally minyak sedikit teredam oleh data aktivitas manufaktur China, yang merupakan konsumen minyak terbesar kedua di dunia.  Data indeks manufaktur untuk bulan Februari yang dirilis oleh Biro Statistik China pada hari Sabtu lalu kembali melambat menjadi  50,2, bulan sebelumnya ketika mencapai angka 50,5. Sementara itu data dari HSBC menunjukkan aktivitas manufaktur China sebesar 48,5 naik dari bulan sebelumnya sebesar 48,3. Namun angka dibawah 50 masih menunjukkan kontraksi.

Minyak saat diperdagangkan pada kisaran $103,78 per barel, setelah sempat menyentuh level tertinggi harian $104,62, dan terendah 102.93. (pap)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar