Selasa, 28 Maret 2017

commodity  Commodity

Minyak Rebound Meski Sentimen Masih Rapuh

Rabu, 3 Desember 2014 17:51 WIB
Dibaca 856

Monexnews -

Minyak terkerek naik di sesi perdagangan Eropa hari Rabu, namun pergerakan masih volatile dengan sentimen market yang rapuh seiring laporan kesepakatan baru antara Iran dengan pemerintah regional Kurdi meningkatkan kecemasan tingginya produksi minya dan menambah tingginya pasokan minyak mentah dunia.

Terpantau sejauh ini harga minyak mentah AS berjangka untuk kontrak bulan January menguat 0.70% di level $67.32 per barrel, setelah meraih titik tertinggi intraday di $67.97 dan level terendah hariannya di $66.99per barrel. Secara keseluruhan minyak WTI telah merosot 37.65% sejak bulan Juni, sedangkan minyak Brent anjlok -38.69% sejak bulan Juni.

Berbagai analis memprediksi harga terendah minyak yang masih wajar di level dekat $50 per barrel untuk WTI, lebih rendah dibanding prediksi harga terendah yang diperkirakan Saudi di level $90 per barrel. Namun sebagian besar analis yakin bahwa era harga minyak di $100 per barrel telah berakhir terutama jika tidak terdapat kendala geopolitik, dan OPEC masih mempertahankan kuota di level yang tinggi.

(Sap)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar