Jumat, 31 Maret 2017

breaking-news GDP AS Q4 direvisi naik menjadi 2.1%, Klaim Penganguran turun menjadi 258K.

commodity  Commodity

Minyak Rebound Pasca Laporan API

Rabu, 6 November 2013 17:15 WIB
Dibaca 461

Monexnews - Harga minyak mentah diperdagangkan menguat pada hari Rabu pasca laporan dari American Petroleum Institute menunjukkan stok minyak AS bertambah lebih sedikit dari perkiraan sepanjang pekan lalu. Kembali meningkatnya kecemasan tentang aksi mogok pekerja minyak di Libya juga turut membantu harga ‘emas hitam’ pulih dari penurunan tajam hari sebelumnya.

Laporan API pada Selasa malam menunjukkan pasokan minyak mentah AS naik sebesar 871.000 barrel sepanjang pekan yang berakhir pada 1 November lalu, yang jauh di bawah ekpektasi kenaikan 2,5 juta barrel dari para analis. Persediaan bensin dan minyak distilasi juga mengalami penurunan, dengan masing-masing merosot 4,3 juta barrel dan 2,73 juta barrel. Untuk selanjutnya, pelaku pasar akan menantikan rilis data resmi persediaan minyak AS dari Energy Information Administration (EIA) yang dijadwalkan rilis pada pukul 22.30 WIB nanti malam.

Faktor geopolitik kembali mewarnai sentimen pasar minyak pada hari ini menyusul kembali pecahnya aksi kekerasan di Libya, yang menyoroti ketidakmampuan Tripoli dalam mengamankan ladang minyak dan pelabuhan ekspor mereka. Aksi mogok dan protes bersenjata telah mengakibatkan sebagian besar aktivitas produksi salah satu anggota OPEC ini mengalami penurunan drastis dalam beberapa bulan terakhir.

Namun rebound harga minyak mentah kemungkinan masih akan terbatas menyusul adanya kemajuan lebih lanjut dalam pembicaraan antara Iran dan blok Barat terkait program nuklir Teheran, yang meredam sebagian resiko akan terjadinya gangguan pasokan. Wakil Iran dalam perundingan yang akan berlangsung di Jenewa pada hari Kamis besok menyatakan optimisme bahwa kerangka kesepakatan mengenai program nuklir mereka mungkin akan dapat tercapai pada pekan ini.

Saat ini minyak mentah untuk kontrak pengiriman bulan Desember ditawarkan pada kisaran $94.10 per barrel atau sekitar 0,8% di atas harga penutupan hari Selasa. (vid)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar