Selasa, 23 Mei 2017

commodity  Commodity

Minyak Rebound Seiring Suplai Minyak AS Terlihat Turun

Selasa, 26 November 2013 8:39 WIB
Dibaca 385

Monexnews -

Minyak West Texas Intermediate rebound setelah penurunan terbesar dalam sepekan di tengah spekulasi bahwa persediaan minyak menyusut untuk pertama kalinya dalam lebih dari dua bulan di AS, negara konsumen minyak terbesar di dunia.

Minyak berjangka menguat sekitar 0.3% di New York setelah tergelincir sebesar 0.8% kemarin. Persediaan minyak AS turun sebanyak 300.000 barel dalam pekan yang berakhir 22 November, penurunan pertama dalam 10 pekan, menurut survey Bloommberg News sebelum laporan dari Energy Information Administration besok. Minyak WTI dan Brent kemarin tergelincir setelah Iran dan para kekuatan dunia mencapai kesepakatan sementara atas program nuklir di negara republic islam.

Minyak untuk kontrak bulan Januari menguat sebanyak 25 sen menjadi $94.34 per barel dalam perdagangan elektronik di New York Mercantile Exchange. Minyak kemarin melemah sebesar 75 sen menjadi $94.09 kemarin, level terendah penutupan sejak 20 November. Volume perdagangan dari semua kontrak berjangka di perdagangkan sekitar 74% di bawah rata-rata pergerakan 100-hari.

“Maraknya aksi jual kemarin terlihat sedikit berlebihhan dan itu mengapa kita melihat harga kembali rebound,” kata Jonathan Barratt, CEO di Barratt’s Bulleting di Sydney yang memprediksi investor mungkin akan menjual kontrak WTI di kisaran $95.50, perbarel.” Permintaan mulai melambat namun aksi beli masih tetap ada.”

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar