Jumat, 20 Januari 2017

breaking-news Penjualan Ritel Inggris turun -1.9% di Desember vs. 0.2% di November, ekspektasi -0.1%.

commodity  Commodity

Minyak Rebound Seiring Permintaan Bensin Tampak Menguat

Rabu, 29 Oktober 2014 14:59 WIB
Dibaca 613

Monexnews - Minyak West Texas Intermediate naik untuk hari kedua pada spekulasi bahwa permintaan bahan bakar naik di tengah tanda-tanda membaiknya ekonomi AS.
Kontrak berjangka naik sebanyak 0.7% di New York. Cadangan bensin AS kemungkinan turun sebanyak 900,000 barel menjadi 203.5 juta pada pekan lalu, menurut survei Bloomberg sebelum Energy Information Administration merilis angkanya pada malam nanti. Cadangan minyak mentah turun sebanyak 3.7 juta barel, di laporkan oleh American Petroleum Institute kemarin. Tingkat kepercayaan konsumen AS menguat ke level tertinggi tujuh tahun pada bulan Oktober, di tunjukan oleh data dari Conference Board.

"Harga minyak telah di dukung oleh indikator ekonomi yang hasilnya lebih baik dari perkiraan yang kita dapatkan dari negara-negara yang termasuk AS dan Jepang," kata Hong Sung Ki, analis komoditas senior di Samsung Futures Inc., di Seoul pada hari ini. "Kita tidak dapat berharap untuk dapatkan rebound yang kuat di minyak namun saya mengatakan bahwa penurunan tajam saat ini telah berakhir."

Minyak WTI untuk kontrak bulan Desember naik sebanyak 56 sen menjadi $81.98 per barel dalam perdagangan elektronik di New York Mercantile Exchange dan saat ini bergerak di kisaran $81.73 pada pukul 14.55 wib. Kontrak kemarin naik sebesar 42 sen menjadi $81.42, itu adalah level penutupan tertinggi sejak 23 Oktober. Harga minyak telah anjlok 17% pada tahun ini.

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar