Senin, 23 Januari 2017

commodity  Commodity

Minyak Rehat Pasca Lonjakan Harga Awal Pekan

Rabu, 4 September 2013 10:32 WIB
Dibaca 396

Monexnews - Harga minyak mentah WTI terpantau melemah pada sesi perdagangan elektronik hari Rabu (04/09). Penguatan harga yang terjadi satu hari sebelumnya mulai terkikis oleh penguatan nilai tukar Dollar dalam beberapa jam terakhir.

Kontrak minyak mentah pengiriman bulan Oktober turun sekitar 28 sen ke posisi $108.26 per barel. Pada sesi Selasa kemarin, minyak berjaya dengan raihan gain mencapai 0.8%.

Penurunan kecil yang terjadi hari ini lebih disebabkan oleh penguatan nilai tukar Dollar terhadap valuta-valuta utama dunia. Indeks Dollar ICE naik dari 82.344 (Selasa 03/09) ke posisi 82.386. Kenaikan nilai tukar Dollar membuat harga komoditi-komoditi favorit pelaku pasar dunia menjadi lebih mahal ketimbang saat Dollar melemah. Maka tidak heran kalau investor menahak diri dari pengambilan posisi beli sementara waktu sampai nilai tukar menurun kembali.

Secara umum, potret fundamental supply and demand masih sangat mendukung pergerakan harga minyak mentah di jangka menengah. Tensi ketegangan antara blok barat dan Syria belum akan mereda dalam waktu dekat. Pemangku kepentingan di Washington sedang mengupayakan restu kongres untuk menyerang negara pimpinan presiden Bashar Al-Assad itu. Kabar terbaru menyebut bahwa komisi luar negeri senat Amerika serikat sudah memberi restu kepada Barack Obama untuk menuntaskan misinya di Timur Tengah. Semakin tinggi potensi perang, maka semakin meningkat pula harga minyak karena risiko berkurangnya suplai sedang mengemuka.

(dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar