Kamis, 23 Maret 2017

commodity  Commodity

Minyak Semakin Tenggelam Seiring Melonjaknya Persediaan

Kamis, 28 November 2013 8:33 WIB
Dibaca 453

Monexnews -

Minyak West Texas Intermediate di perdagangkan dekat level terendah hampir enam bulan seiring persediaan minyak mentah di Amerika Serikat naik untuk pekan ke -10, negara konsumen minyak terbesar di dunia.

Minyak berjangka hanya sedikit berubah di New York setelah turun sebanyak 1.5% kemarin, penurnanan terdalam dalam dua pekan. Persediaan minyak mentah AS naik sebanyak 2.95 juta barel ke level tertinggi sejak bulan Juni, di tunjukan dalam laporan oleh Energy Information Administration. Para analis yang di survey oleh Bloomberg sebelumnya perkirakan minyak bertambah 750.000 barel. Pasokan bensin naik, sementara persediaan minyak suling turun, di tunjukan dalam data dari EIA.

Minyak untuk kontrak bulan Januari berada di kisaran $92.21, turun sebanyak 9 senm dalam perdagangan di New York Mercantile Exchange pada pukul 08.26 WIB. Minyak tergelincir sebesar $1.38 menjadi $92.30 kemarin, level terendah sejak 31 Mei. Volume dari semua kontrak berjangka di perdagangkan berada 82% dibawah rata-rata pergerakan 100 hari. Harga minyak sudah turun sebanyak 4.3% pada bulan ini.

Upaya Libya untuk mengalirkan lebih banyak minyak lebih lanjut menjadi lebih rumit seiring adanya bentrokan  antara militer dan pemberontak di wilayah timur yang memiliki lebih dari 60% dari kapasitas produksi minyak di negara Afrika Utara.  

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar