Rabu, 24 Mei 2017

breaking-news Moody's turunkan peringkat kredit China, AUDUSD turun 20 pip ke 0.7453

commodity  Commodity

Minyak Menuju Pelemahan Mingguan Di Tengah Outlook Tapering Fed

Jumat, 13 Desember 2013 16:54 WIB
Dibaca 436

Monexnews -

Minyak West Texas Intermediate (WTI) menuju penurunan mingguan di tengah spekulasi bahwa Federal Reserve akan memperlambat laju stimulus ekonomi di AS, negara konsumen minyak terbesar di dunia.

Minyak berjangka bergerak fluktuatif di New York dan melemah sekitar 0.3% pada pekan ini. Penjualan retail di AS naik lebih dari perkiraan di bulan November, di tunjukan dalam data pemerintah kemarin, menambahkan perkiraan bahwa Fed akan mengurangi pembelian obligasi  pada pekan depan. Minyak mungkin turun dalam beberapa hari kedepan seiring persediaan bahan bakar di negara-negara meningkat di tengah berkurangnya permintaan, menurut survey Bloomberg News.

“Tapering stimulus dipandang sebagai manuver yang hawkish,” kata Jonathan Barratt, CEO di Barrat Bulletin di Sydney.”Di tengah pasar sedang mencari untuk terminal, tapering mungkin akan merusak outlook untuk permintaan. Pergerakan bullish dan bearish pada saat ini bergantung fundamental yang ada.”

Minyak WTI untuk kontrak bulan Januari tergelincir sekitar 30 sen menjadi $97.41 per barel di New York  Mercantile Exchange pada pukul  16.47 wib. Minyak naik 6 sen menjadi $97.50 kemarin. Volume dari semua kontrak yang di perdagangan  dalam 100 hari. Minyak berjangka naik sekitar 6.1% di tahun 2013 dan berada di jalur untuk kenaikan tahunan keempat dalam lima tahun.

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar