Jumat, 21 Juli 2017

commodity  Commodity

Penguatan Dollar AS Bebani Harga Minyak

Jumat, 15 Februari 2013 21:14 WIB
Dibaca 754

Monexnews -  Minyak berjangka anjlok pada Jumat malam, seiring para investor mempertimbangkan penguatan dollar AS terhadap berita positif dari sektor manufaktur dari wilayah New York.

Kenaikan dollar terhadap mata uang  utama lainnya semakin memberatkan harga minyak, karena itu dapat membuat harga minyak menjadi semakin mahal.

Data ekonomi indeks manufaktur Empire States bergerak kearah yang positif untuk pertama kalinya sejak bulan Juli, kata Bank Federal Reserve New York pada hari Jumat. Indeks naik ke level 10.0 di bulan Februari dari minus 7.8 pada bulan sebelumnya, para ekonom sebelumnya perkirakan indeks akan mencetak minus 2.0 di bulan Februari.

Minyak saat ini bergerak di kisaran 96.30, Level tertinggi di 97.46 dan level terendah di 96.09

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar