Jumat, 20 Januari 2017

breaking-news Penjualan Ritel Inggris turun -1.9% di Desember vs. 0.2% di November, ekspektasi -0.1%.

commodity  Commodity

Minyak Tergelincir Seiring Meredanya Kecemasan Pasokan Libya

Senin, 26 Agustus 2013 22:30 WIB
Dibaca 784

Monexnews - Sempat diperdagangkan di atas area $107 per barrel, harga minyak mentah harus kembali tergelincir ke teritori negatif pada hari Senin pasca data ekonomi AS yang lebih lemah dari perkiraan menggerogoti prospek permintaan dari konsumen ‘emas hitam’ terbesar dunia itu.

Saat ini minyak mentah untuk kontrak pengiriman bulan Oktober ditawarkan pada kisaran $105.90 per barrel atau sekitar 0,3% di bawah harga penutupan hari Jumat.

Data ekonomi AS yang dirilis awal pekan ini menunjukkan pesanan durable goods anjlok 7,3% pada bulan Juli seiring merosotnya pesanan untuk pesawat komersil dan berkurangnya belanja bisnis. Data ini juga kian memperbesar ketidakpastian seputar pemangkasan program stimulus bank sentral AS.

Tekanan bagi harga minyak mentah juga datang dari Libya, yang dikabarkan telah berhasil membuka kembali aktivitas ekspor minyak dari terminal Marsa al Brega. Terminal berkapasitas sekitar 90.000 barrel per hari tersebut merupakan 1 dari 4 terminal ekspor utama Libya yang harus mengalami penutupan sejak akhir bulan lalu akibat aksi protes.

Bagaimanapun, penurunan harga minyak kemungkinan masih akan terbatas dalam jangka pendek seiring pelaku pasar terus memantau setiap perkembangan dari konflik saudara di Suriah. Pemerintah AS bahkan diberitakan telah membuka kemungkinan untuk dilakukannya aksi militer terhadap rezim Presiden Bashar al-Assad, menyusul munculnya dugaan penggunaan senjata kimia oleh pemerintah Suriah terhadap warga sipil. Kendati bukan merupakan negara produsen utama minyak, kedekatan Suriah dengan negara-negara produsen besar minyak Timur Tengah lainnya telah menjaga kekhawatiran tentang gangguan pasokan minyak, yang pada gilirannya akan bertindak sebagai penopang harga. (vid)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar