Rabu, 24 Mei 2017

breaking-news Moody's turunkan peringkat kredit China, AUDUSD turun 20 pip ke 0.7453

commodity  Commodity

Minyak Terkerek Naik Akibat Ekspektasi Kenaikan Permintaan

Selasa, 17 Desember 2013 16:00 WIB
Dibaca 488

Monexnews - Harga minyak terkerek naik hampir 1,5 persen akibat ekspektasi meningkatnya permintaan setelah dilaporkan data ekonomi Eropa yang lebih solid, di saat bersamaan supply minyak dari Libya masih terbatas.

Ekspansi sektor swasta Jerman telah memacu ekspektasi peningkatan permintaan, di saat bersamaan kondisi ketatnya supply masih mendominasi sentimen market. Blokade pelabuhan minyak Libya, dan aksi unjuk rasa oleh pekerja minyak di Libya di  beberapa kilang minyak nya telah memangkas ekspor minyak Libya menjadi 110,000 barrel per hari dibanding level output sebelumnya sebesar 1 juta barrel per hari di periode bulan Juli.

Para investor juga masih menunggu keputusan Federal Reserve untuk mengakhiri stimulus moneter pada rapat FOMC di hari Selasa dan Rabu. Bank sentral telah melakukan pembelian obligasi senilai $85 milyar agar dapat menggelontorkan likuditas pada sektor perbankan yang diharapkan dapat disalurkan ke pinjaman untuk berbagai sektor bisnis. Namun jika stimulus tersebut dipangkas, maka Dollar berpotensi menguat sehingga menekan berbagai komoditas termasuk minyak.

(Sap)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar