Selasa, 23 Mei 2017

breaking-news Ifo: Indeks Iklim Bisnis Jerman naik ke 114.6 di Mei dari 112.9 di April, estimasi 113.1.

commodity  Commodity

Peluang Buy On Dip Minyak Jika Terjadi Pelemahan

Kamis, 29 Mei 2014 17:16 WIB
Dibaca 588

Monexnews -

Harga minyak berhasil terpantul dari level rendah intraday di $102.68 per barrel seiring aksi bargain hunting menjelang laporan mingguan stock cadangan minyak dari EIA Amerika Serikat yang diperkirakan menunjukkan kenaikan sebanyak 100,000 barrel.

Secara keseluruhan faktor supply demand pada minyak masih cukup berimbang, ekspektasi permintaan yang menguat menjelang musim summer mendatang masih diimbangi oleh melimpahnya output minyak dari Irak.  Beberapa perusahaan minyak AS dan China juga diproyeksikan dapat menjaga kestabilan output minyak sebesar 2.4 juta barrel per hari untuk periode Mei hingga Agustus mendatang, dalam memenuhi tingkat permintaan.

Terpantau sejauh ini harga minyak mentah AS berjangka untuk kontrak bulan Juli menguat tipis 0.14% di level $102.86 barrel, menjauhi titik terendah hariannya di $102.68 per barrel, dengan titik tertinggi intraday di $103.11.

Secara teknikal, trend minyak untuk beberapa minggu kedepan masih cenderung bullish selama harga bertahan diatas area 99.70, namun di jangka pendek masih terbuka peluang skenario koreksi kebawah terutama setelah harga gagal tembus diatas level resisten 104.50. Swing koreksi kebawah akan terkonfirmasi jika harga Emas berhasil tembus dibawah area 102.65 (Fibonacci 38.2%), untuk selanjutnya menguji support Fibonacci 50% di 101.65 atau Fibonacci 61.8% di 100.95. Dimana koreksi ke level tersebut sekaligus akan memberikan peluang buy on dip, karena secara keseluruhan minyak masih cenderung reli ke target swing high 105.20.

(Sap)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar