Senin, 29 Mei 2017

commodity  Commodity

Minyak Terpuruk, Masih Terpengaruh Oleh Oversuplai Global

Selasa, 30 Desember 2014 9:16 WIB
Dibaca 672

Monexnews - Minyak diperdagangkan di dekat level terendah dalam lebih dari lima tahun pada spekulasi bahwa para anggota OPEC masih akan menahan diri dari pengurangan produksi dalam usaha perebutan pangsa pasar dengan para produsen AS di tengah melimpahnya suplai minyak global.

Minyak West Texas Intermediate pada pagi ini hanya sedikit berubah di New York setelah kemarin tergelincir sebesar 2.1%. Berdasarkan survei Bloomberg terhadap para analis sebelum dirilisnya laporan dari pemerintah besok, menunjukkan bahwa cadangan minyak AS di proyeksikan masih belum berubah di level tertinggi dalam lebih dari enam bulan. Dollar bertahan di dekat level tertinggi dua tahun terhadap euro, meredam daya tarik investasi pada komoditas.

Minyak telah merosot lebih dari 45% pada tahun ini, menuju penurunan tahunan terbesar sejak tahun 2008, seiring para pemimpin OPEC menolak seruan untuk pengurangan suplai di tengah output AS yang berada di level tertinggi dalam lebih dari tiga dekade. Qatar estimasikan bahwa pasar minyak kelebihan suplai sebesar 2 juta barel perhari, sementara itu Arab Saudi telah mengatakan bahwa mereka yakin harga akan rebound seiring pertumbuhan ekonomi akan meningkatkan permintaan.

Minyak WTI Februari naik sebesar 11 sen di $53.72 per barel dalam perdagangan elektronik di Nymex pada pukul 09.11 wib. Kontrak kemarin melemah $1.12 menjadi $53.61, itu adalah level penutupan terendah sejak Mei 2009. Sementara itu minyak brent Februari melemah $1.57, atau 2.6%, menjadi $575.88 per barel di London.

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar