Rabu, 18 Januari 2017

breaking-news Indeks Rata-Rata Pendapatan Inggris naik 2.8% di November vs 2.6% di Oktober, estimasi 2.6%.

commodity Commodity

Minyak Terpuruk Seiring Kuatnya Dollar AS

Rabu, 22 Mei 2013 5:34 WIB
Dibaca 342

Monexnews - Harga minyak pada hari Selasa catatkan penurunan pertama dalam lima sesi, di tekan oleh penguatan dollar, namun harga masih bertahan di kisaran $96 per barel seiring para trader menunggu data AS yang di perkirakan akan menunjukkan penurunan pada persediaan minyak mingguan.

Para trader akan melihat laporan terbaru pasokan minyak dari American Petroleum Institute pada akhir selasa, yang mencakup pekan yang berakhir pada tanggal 17 Mei. Pada hari Rabu, lembaga Energy Information Administration juga  akan merilis data suplai.

Jumlah stok minyak sudah hampir mendekati level tertinggi mingguan dalam setidaknya 30 tahun terakhir, berdasarkan data dari EIA yang kembali ke level bulan Agustus 1982. Namun pada analis yang di survei oleh Platts perkirakan akan melihat penurunan pada persediaan minyak sekitar 1.2 juta barel untuk pekan terakhir karena adanya kenaikan lebih lanjut dalam penggunaan kilang.

“Stok minyak mentah AS biasanya pada pemulaan musim semi/panas menurun pada periode pertengahan Mei seiring kilang minyak AS kembali beroperasi dari perwatan, permintaan untuk minyak mentah naik karena tingkat penggunaan meningkat di seluruh negeri,” kata Platts dalam pernyataannya.

Para analis yang di survei oleh Platss juga melihat adanya penurunan sekitar 200.000 barel dalam persediaan bahan bakar, namun ada peningkatan sebesar 1.1 juta barel pada stol minyak suling.

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar