Senin, 23 Januari 2017

commodity  Commodity

Minyak Tertahan di Level Terendah 7 Bulan

Selasa, 26 Agustus 2014 13:43 WIB
Dibaca 555

Monexnews - Minyak mentah WTI menguat pada perdagangan hari ini, namun masih berada dekat level terendah dalam tujuh bulan terakhir, sebelum dirilisnya data persediaan minyak AS. 

Berdasarkan survei yang dilakukan Bloomberg, persediaan minyak mentah AS diperkirakan akan turun sebesar 1,8 juta barel menjadi 360,7 juta barel. Persediaan bensin juga diperkitakan turun 1,73 juta barel pada pekan yang berakhir 22 Agustus, sementara minyak distilasi diprediksi turun 300.000 barel. American Petroleum Institute akan merilis data persediaan minyak AS hari ini, sementara Energy Information Administration akan merilis besok.

Harga minyak merosot ke bawah level $95 per barel untuk pertama kalinya dalam tujuh bulan akibat naiknnya produksi minyak Libya dan Irak, sementara penyulingan minyak AS yang memasuki masa perawatan dapat mengurangi permintaan minyak mentah. Penyulingan minyak di AS biasanya memasuki masa pemeliharaan pada bulan September dan Oktober, ketika penyulingan mengalihkan produksi bensin ke bahan bakar untuk musim dingin. Hal tersebut membuat hedge fund mengurangi posisi bullish mereka terhadap minyak mentah WTI hingga ke level terendah dalam 16 bulan. Commodity Futures Trading Commision mengatakan hedge fund menurunkan posisi net long minyak WTI sebesar 14% dalam tujuh hari yang berakhir 19 Agustus.

Minyak mentah WTI saat ini diperdagangkan pada kisaran $93,57 per barel, menjauhi level terendah harian $93,32. (pap)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar