Kamis, 20 Juli 2017

commodity  Commodity

Minyak Terus Tertekan Jelang Data Persediaan

Rabu, 23 April 2014 18:45 WIB
Dibaca 516

Monexnews - Minyak mentah WTI masih tertekan dan diperdagangkan melemah jelang dirilisnya data persediaan minyak AS oleh Energy Information Administration malam ini. Data aktivitas manufaktur China versi HSBC untuk bulan April naik menjadi 48,3 dari bulan sebelumnya 48,0, namun masih dibawah estimasi sebesar 48,4. Masih berkontraksinya aktivitas manufaktur tersebut (angka dibawah 50 menunjukkan kontraksi) member tekanan akan prospek permintaan minyak dari konsumen terbesar kedua di dunia tersebut.

American Petroleum Institute pada hari Selasa kemarin merilis data persediaan minyak AS naik sebesar 519.000 barel untuk pekan yang berakhir 18 April. Persediaan bensin dilaporkan turun 3,4 juta barel, dan persediaan minyak distilasi berkurang 900.000 barel. Investor saat ini menantikan laporan versi pemerintah yang akan dirilis EIA.

Berdasarkan survei yang dilakukan Bloomberg, persediaan minyak AS untuk pekan yang berakhir 18 April diperkirakan naik 3 juta barel menjadi 397,1 juta barel, yang menjadi level tertinggi sejak bulan Mei 2013. Sementara persedian bensin diperkirakan turun 1,9 juta barel sementara minyak distilasi turun 300.000 barel. Kenaikan tersebut akan menjadi yang ke 13 dalam 14 pekan terakhir.

Minyak saat ini diperdagangkan pada kisaran $101,44 per barel atau melemah 0,30%, dengan level tertinggi harian $101,96 dan terendah $101,18. (pap)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar