Rabu, 25 Januari 2017

breaking-news Keputusan Mahkamah Agung Inggris: proses formal Brexit harus melalui persetujuan parlemen.

commodity  Commodity

Minyak Tunggu Laporan EIA dan Meeting OPEC

Kamis, 30 Mei 2013 12:48 WIB
Dibaca 489

Monexnews - Kontrak minyak mentah hari ini (30/05) terpantau mixed jelang keluarnya statistik data persediaan beberapa jam ke depan. Laporan ini nantinya bisa memperlihatkan indikasi volume permintaan pada musim panas. 

Menurut Ric Spooner, Chief Market Analyst CMC Markets, proyeksi pelaku pasar menyimpulkan adanya penurunan tingkat persediaan versi EIA sebanyak 400.000 barel pekan lalu. Saat ini jumlah stok minyak sendiri sudah berada dekat level tertinggi sejak bulan April 1981 karena pihak produsen menambah kapasitas produksi sebesar 0.4 poin persentase. Namun demikian, Spooner berharap Organization of Petroleum Exporting Countries (OPEC) tidak mengubah target produksi untuk tahun 2013 pada pertemuan besok Jumat. "Kemungkinan tidak akan ada kejutan dari OPEC," tegasnya.

Harga minyak mentah sedang terkendala risiko perlambatan ekonomi China, khususnya setelah International Monetary Fund  (IMF) memangkas proyeksi pertumbuhan negara ini untuk tahun 2013 dari 8.0% menjadi 7.75%. Pada hari Rabu kemarin, data American Petroleum Institute (API) menunjukkan stok persediaan minyak di Amerika naik 4.402 juta barel pekan lalu sementara suplai produk olahannya turun 0.2 poin persentase. Apabila nanti data EIA tidak jauh berbeda dengan laporan API, maka aksi jual lebih lanjut akan terjadi di pasar komoditi. Kontrak minyak berjangka saat ini bertengger di level $ 93.11 per barel.

(dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar