Kamis, 27 Juli 2017

commodity  Commodity

Minyak Turun 2 Hari Beruntun, Menuju Penguatan 3 Bulan Beruntun

Jumat, 30 Agustus 2013 20:55 WIB
Dibaca 564

Monexnews -  Minyak kembali diperdagangkan melemah setelah ketegangan di Suriah sedikit mereda dan dollar yang semakin kokoh, namun minyak tetap menuju penguatan mingguan. Minyak yang sebelumnya sempat menyentuh level tertinggi dalam dua tahun terakhir kini melemah dalam dua hari beruntun.

Presiden Barack Obama pada hari Rabu mengatakan dia belum mengambil keputusan akan tindakan yang akan diambil oleh AS terhadap Suriah.  Selain itu sekutu AS, Inggris, juga akan menarik diri dari konflik Suriah setelah parlemen Inggris tidak menyetujui Inggris ikut dalam aksi militer tersebut. Sementara Prancis akan mengadakan rapat darurat mengenai situasi Suriah pada tanggal 4 September. Hal tersebut sedikit meredakan investor akan ketakutan terjadinya perang yang dapat mengganggu pasokan minyak.

Selain itu dollar yang terus menguat juga membebani harga minyak. Data pertumbuhan ekonomi AS yang dirilis kemarin naik menjadi 2,5% pada kuartal kedua tahun 2013, lebih tinggi dari estimasi sebelumnya 1,7%, dan estimasi para ekonom sebesar 2,3% menjadikan dollar semakin kokoh.

Minyak saat ini diperdangkan pada kisaran $107.97 per barel setelah sempat menyentuh level terendah $106.73 per barel, dengan level tertinggi intraday $108.33 per barel. Meskipun melemah, minyak kemungkinan tetap akan mencatat kenaikan mingguan, dan penguatan tiga bulan beruntun. (pap)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar