Selasa, 30 Mei 2017

commodity  Commodity

Minyak Turun Di Bawah $100 Seiring Naiknya Suplai Bensin AS

Kamis, 31 Juli 2014 19:24 WIB
Dibaca 580

Monexnews -

Minyak West Texas Intermediate turun untuk hari ke empat, tergelincir di bawah $100 per barel, seiring dollar menuju kenaikan bulanan terbesar terhadap euro sejak akhir Februari, yang mana itu juga membatasi daya tarik pada komoditas.

Minyak berjangka turun sebanyak 1.2% di New York ke level terendah sejak 15 Juli. Kuatnya mata uang AS biasanya redupkan daya tarik komoditas yang berdenominasi dollar seperti minyak mentah untuk melindungi terhadap inflasi. Minyak WTI juga turun setelah data kemarin menunjukkan suplai bensin AS naik ke level tertinggi dalam empat bulan. AS saat ini mempertimbangkan sanksi-sanksi lebih lanjut pada bisnis Rusia untuk mencegah dukungan Presiden Vladimir Putin ke separatis di timur Ukraina.

“Dollar AS mulai terdorong lebih tinggi, itu membebani harga-harga komoditas yang termasuk minyak,” kata Jens Pedersen, seorang analis di Bank A/S di Copenhagen. “Sanksi terhadap Rusia belum berikan dampak pada suplai saat ini dari Rusia,” dan ini juga membebani harga, kata dia.

Minyak WTI untuk bulan September tergelicir sebanyak $1.18 menjadi $99.09 per barel dalam perdagangan elektronik di New York Mercantile Exchange dan saat ini bergerak di kisaran $99.65 pada pukul 19.22 wib. Harga minyak telah turun sebanyak 5.5% di bulan Juli, itu adalah penurunan terendah dalam sembilan bulan.

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar