Sabtu, 25 Maret 2017

commodity  Commodity

Kecemasan Cyprus Potensial Tekan Minyak

Kamis, 21 Maret 2013 16:07 WIB
Dibaca 602

Monexnews -

Minyak mentah berjangka AS diperdagangkan dalam teritori negatif sepanjang sesi Asia hari Kamis akibat ketidakpastian zona Euro, meskipun data manufaktur China dirilis positif.

Terpantau sejauh ini harga minyak mentah berjangka AS melemah -0.67% di level $92.86 per barrel, setelah meraih titik tertinggi intraday $93.53 dan level terendah hariannya di $92.84 per barrel.

Indeks manufaktur PMI versi HSBC China yang mengukur aktivitas manufaktur China dilaporkan naik ke 51.7 di bulan Maret, dibandingkan sebelumnya 50.4 di bulan February. Angka diatas 50 masih mengindikasikan ekspansi aktivitas manufaktur. China sebagai konsumen minyak kedua terbesar dunia diikuti dengan peningkatan aktivitas manufakturnya seharusnya masih berdampak bullish pada permintaan minyak dan harga minyak.

Sebagian besar analis melihat outlook fundamental Minyak tahun ini masih cukup bullish, dimana pelemahan akibat faktor Cyprus diperkirakan hanya bersifat sementara.

Secara teknikal, bias intraday minyak masih bearish seperti yang ditunjukkan oleh slow stochastic di grafik Daily yang meraih level overbought, bagaimanapun masih dibutuhkan penembusan konsisten dibawah area 92.50 untuk memicu momentum bearish lebih lanjut menguji level support selanjutnya di kisaran 91.70. Di sisi atasnya, level resisten terdekat tampak di area 93.40, berbalik lagi diatas area tersebut dapat membawa harga ke zona netral karena arahnya menjadi kurang jelas di jangka pendek.

(Sap)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar