Rabu, 29 Maret 2017

commodity  Commodity

Minyak WTI Kembali Merosot Seiring Melimpahnya Suplai Global

Senin, 29 September 2014 15:45 WIB
Dibaca 693

Monexnews - Minyak West Texas Intermediate turun dari harga tertinggi dalam tujuh hari seiring meredanya kecemasan atas resiko gangguan pasokan dari Timur Tengah.

Kontrak berjangka turun sebanyak 0.8% di New York. Harga di tutup untuk kenaikan mingguan kedua pada tanggal 26 September untuk di perdagangkan dengan premi terkecil terhadap Brent dalam setahun, seiring melimpahnya suplai minyak telah melindungi pasar global dari kampanye militer AS terhadap ISIS. Dalam serangan terakhir yang di lakukan selama akhir pekan lalu, pesawat tempur dari AS, Arab Saudi dan Uni Emirat Arab menyerang empat kilang modular di Surian yang di kuasai oleh ISIS, di laporkan oleh Komando Pusat AS.

"Penguatan dalam WTI terlihat terlalu besar jadi kita saat ini dapat melihat adanya beberapa aksi ambil untung," kata Ken Hasegawa, seorang manajer perdagangan energi di Newedge di Tokyo pada hari ini. "Banyaknya aksi likuidasi dalam dua bulan terakhir karena harga naik setelah di mulainya serangan militer, namun sejauh ini belum mengganggu pasokan minyak."

Minyak WTI untuk kontrak bulan November tergelincir sebanyak 77 sen menjadi $92.77 per barel dalam perdagangan elektronik di New York Mercantile Exchange dan saat ini bergerak di kisaran $92.79 pada pukul 15.42 wib. Kontrak naik sebanyak $1.01 menjadi $93.54 pada tanggal 26 September, itu adalah level penutupan tertinggi sejak 17 September. Harga minyak telah turun sebanyak 3.2% pada bulan ini dan turun sebanyak 5.6% di tahun 2014.

 

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar