Kamis, 23 Maret 2017

commodity  Commodity

Minyak WTI Melejit Seiring Turunnya Cadangan Di AS

Kamis, 12 Juni 2014 9:54 WIB
Dibaca 495

Monexnews -

Minyak West Texas Intermediate di perdagangkan di dekat level tertinggi dalam tiga bulan seiring data pemerintah menunjukkan cadangan minyak mentah turun untuk pekan kedua di AS, yang merupakan konsumen minyak terbesar kedua di dunia.

Nilai kontrak minyak berjangka hanya sedikit berubah di New York setelah menguat sebesar 0.1% kemarin. Cadangan minyak mentah turun sebanyak 2.6 juta barel menjadi 386.9 juta barel sedangkan pasokan bensin naik, di laporkan oleh Energy Information Administration. OPEC sepakat unutk mempertahankan target produksi di level 30 juta barel perhari.

“Harus ada penurunan dalam cadangan minyak dan kenaikan dalam cadangan bensin, ini adalah waktu yang tepat pada tahun ini dan itu harus terjadi," kata Jonathan Barratt, kepala investasi di Ayers Alliance Securities di Sydney pada hari ini. “OPEC jelas menyukai harga pada tingkat ini. Ada sebuah alasan untuk minyak menembus level $105 perbarel yang akan menjadi knee-jerk di tengah meredanya kondisi geopolitik.”

Minyak WTI untuk kontrak bulan Juli bergerak di kisaran 104.63 per barel dalam perdagangan elektronik di New York Mercantile Exchange, naik 23 sen, pada pukul 09.48 wib. Kontrak settle di $104.41 pada tanggal 9 Juni, itu merupakan level penutupan tertinggi sejak 3 Maret. Volume dari semua kontrak berjangka di perdagangkan di kisaran 26% di bawah rata-rata pergerakan 100 hari. Harga telah menguat sebesar 6.3% pada tahun ini.

Cadangan bensin AS berekspansi sebesar 1.7 juta barel menjadi 213.5 juta barel dalam pekan yang berakhir 6 Juni, menurut laporan dari EIA. Sebelumnya analis perkirakan untuk adanya kenaikan 1 juta barel dalam survey Bloomberg.

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar