Kamis, 25 Mei 2017

commodity  Commodity

Minyak WTI Menguat Di Tengah Spekulasi Cadangan Minyak Suling AS Anjlok

Rabu, 22 Januari 2014 8:57 WIB
Dibaca 563

Monexnews -

Minyak West Texas Intermediate di perdagangkan naik untuk hari ketiga di tengah spekulasi bahwa data pemerintah akan menunjukkan cadangan minyak sulingan menurun pada pekan lalu di AS, yang merupakan konsumen minyak terbesar di dunia.

Minyak berjangka menguat sekitar 0.3% di New York. Cadangan minyak suling, sebuah katagori yang termasuk di antaranya minyak pemanas dan diesel, mungkin tergelincir sebanyak 500.000 barel untuk penurunan pekan kedua, menurut analis dalam survey Bloomberg sebelum di rilisnya laporan dai Energy Information Administration besok. Sementara itu minyak Brent yang di perdagangkan di London menguat untuk pertama kalinya dalam empat hari terakhir kemarin seiring International Energy Agency naikan perkiraan untuk konsumsi minyak global atas menguatnya ekonomi.

Minyak WTI untuk kontrak bulan Maret menguat sekitar 38 sen menjadi $95.35 per barel dalam perdagangan elektronik di New York Mercantile Exchange, dan saat ini bergerak di kisaran $95.27 pada pukul 08.50 wib. Kontrak untuk bulan Februari yang berakhir kemarin menguat sebanyak 62 sen menjadi $94.99, penutupan tertinggi sejak 2 Januari. Volume dari semua kontrak berjangka yang di perdagangkan bergerak di kisaran 85% dibawah rata-rata pergerakan 100 hari.

Cadangan minyak suling mungkin akan turun menjadi 123.45 juta barel dalam pekan yang berakhir 17 Januari, menurut estimasi median dalam 17 analis yang di survey oleh Bloomberg. Itu akan menjadi 17% di bawah rata-rata lima tahun untuk cadangan saat ini.

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar