Jumat, 26 Mei 2017

breaking-news Klaim Pengangguran AS naik ke 234K pekan lalu,sebelumnya 232K, perkiraan 238K

commodity  Commodity

Minyak WTI Naik Untuk Hari Ketiga Karena Serangan Udara AS di Irak

Senin, 11 Agustus 2014 12:28 WIB
Dibaca 806

Monexnews -

Minyak West Texas Intermediate naik untuk hari ketiga di tengah spekulasi bahwa penurunan harga pada bulan lalu terlihat berlebihan di tengah AS memulai serangan udaranya di Irak.

Minyak berjangka menguat sebanyak 0.4% di New York, rebound dari penurunan sebesar 6.8% di bulan Juli, itu adalah penurunan terbesar sejak Mei 2012. Pesawat tempur dan drone AS menggempur para pejuang ISIS dalam berbagai serangan yang bertujuan untuk melindungi para personil Amerika dan mencegah pembantaian etnis dan warga pemeluk agama minoritas di wilayah utara Irak. AS juga berusaha untuk meredakan eskalasi konflik di Gaza dan Ukraina.

“Meskipun faktanya ada beberapa konflik geopolitik yang masih berlangsung, harga minyak masih berada cukup rendah daripada seharusnya dimana mereka berada,” kata Hong Sung Ki, seorang analis di Samsung Futures Inc., di Seoul pada hari ini. “Harga minyak WTI akan menunjukkan kenaikan bertahap hingga $100.”

Minyak WTI bulan September naik sebanyak 42 sen menjadi $98.07 per barel dalam perdagangan elektronik di New York Mercantiile Exchange dan saat ini bergerak di kisaran $97.82 per barel pada pukul 12.25 wib. Volume dari semua kontrak berjangka yang di perdagangkan sekitare 57% di atas rata-rata pergerakan 100 hari terakhir. Harga , yang di tutup di level terendah dalam enam bulan di $96.02 pada tanggal 6 Agustus lalu, telah turun sebanyak 0.5% pada tahun ini.

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar